Senin, 22 November 2010

SISTEM SARAF

HEWAN UNISEL DARI SATU SEL BERKEMBANG MENJADI HEWAN MULTISEL YAITU MEMILIKI BEBERAPA SEL(BANYAK)
HEWAN MULTISEL:
MERUPAKAN AKTIVITAS HIDUP DILAKSANAKAN OLEH BEBERAPA SEL YANG BERTUJUAN UNTUK MERINGANKAN TUGAS DARI SEL ITU SENDIRI.
maka dari itu hewan harus mampu mengendalikan dan mengkoordinasikan berbagai macam aktivitas yang diperlukan Sistem organ untuk fungsi kendali dan koordinasi pada sistem saraf dan sistem hormonal juga bekerja sama dalam sistem neurohormon atau neuroendokrinal.
Sel Penyusun Sistem Saraf:
NEURON adalah hasil dari potensial aksi yang merupakan sebuah impuls yang menjalar ke sel lainnya.
FUNGSI NEURON:
*NEURON SENSORIK:membawa rangsang dari daerah tepi (perifer tubuh) ke pusat saraf(otak dan sumsum tulang) belakang atau medulla spinalis
*INTERNEURON:penghubung antara neuron sensorik dan motorik
*NEURON MOTORIK:membawa rangsang dari pusat saraf ke daerah tepi (perifer tubuh).
Komponen Penyusun Sistem Saraf:
*OTAK
*SERABUT SARAF:kumpulan akson dari sejumlah sel saraf,serabut saraf terdiri dari serabut saraf campuran dan serabut saraf sejenis.
organisasi sistem saraf:
terdiri dari neuron,dan neuron terbagi menjadi 2 yaitu dendrit dan akson.
JALA SARAF:ialah susunan organisasi saraf yang menyerupai jala. Jala saraf dapat ditemukan pada hewan karang dan ubur-ubur. Susunan saraf yang terdapat pada bagian atas tubuh ubur-ubur berfungsi untuk mengkoordinasikan gerakan, sedangkan jala saraf yang terdapat pada tentakel berfungsi sebagai reseptor sensoris
TALI SARAF:adalah susunan organisasi sistem saraf yang berupa traktus atau kumpulan serabut saraf. Tali saraf pada umumnya terbentang di sepanjang tubuh. Jaringan saraf pada daerah kepala biasanya mengalami perkembangan lebih baik daripada bagian tubuh lainnya. Perkembangan jaringan saraf pada daerah kepala itu disebut sefalisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar